Jumat, 20 Juli 2018

Lomba Daur Ulang Barang Bekas

Halo sahabat bobo semuanya !

Cung mana yang hobinya membuat kerajinan tangan??

Cung yang suka ngumpulin barang bekas pakai??

Cung mana yang suka pelajaran seni di sekolah??

Bila biasanya bobo mengadakan lomba mewarnai, Kali ini bobo mengajak sahabat bobo untuk membuat kerajinan tangan dari barang bekas, bahannya boleh apa saja. Bebas ya, bisa kardus bekas, koran bekas, botol bekas, baju bekas dan lain-lain. Yakin deh anak yang suka gambar itu kreatif dan suka yang namanya keindahan.

Jangan lupa untuk membawa perlengkapan seperti gunting, lem, tali dan perlengkapan lain yang sahabat bobo perlukan.

Kenapa harus dari bahan bekas ?
Karena selain murah dan mudah untuk didapat, mendaur ulang barang bekas dapat membantu sahabat bobo terutama anak-anak agar lebih mencintai lingkungan, bisa memilah sampah yang dapat didaur ulang, mengajarkan anak berhemat, dengan mendaur ulang tentunya barang lama bisa dipakai lagi, atau tidak harus membeli mainan baru karena anak bisa membuat mainannya sendiri selain itu bisa melatih kreatifitas anak.

Jangan bingung mau bikin apa? Karena sekarang sudah zamannya internet, bisa cari referensi membuat kerajinan dari youtube, instagram atau dari pinterest. Jadi adanya internet jangan hanya dimanfaatkan untuk main sosmed atau main game online.

Bisa jadi kesibukan anak dalam mendaur ulang barang bekas bisa mengurangi ketergantungan anak pada gadget.




Jumat, 13 Juli 2018

CANTING VS BUD

Keduanya merupakan novel terbitan KMO, yang satu sudah best seller yang satu lagi calon best seller, kenapa??? Simak baik-baik dibawah ini ya.

Sudah tahu kan yang best seller adalah novel BUD (bidadari untuk dewa)

Oke, kita langsung bahas saja ya persamaan kece yang bikin kenapa novel Bidadari Untuk Dewa meledak dan in syaa Allah novel Canting juga akan meledak seperti pendahulunya.
Ada beberapa hal yang membuat novel Canting ini kemungkinan bakal dicari banyak orang. Kita bahas ya:

Bidadari Untuk Dewa yang diambil dari kisah nyata sahabat baik sekaligus partner bisnis saya, kang mas Dewa Eka Prayoga juga nggak kalah kerennya.

Karakter Dewa dan Haura bikin gemes. Apalagi pas di bab Adam's Apple. Hahaha... sisi "kelelakiannya" muncul, dan Haura, ah gadis ajaib yang tanpanya mungkin Dewa bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa. #kaborrrr

Bagaimana dengan alur ceritanya? Ini yang bener-bener keren. Dari awal sampai akhir, banyak banget cerita yang bikin baper, semangat, adem, kocak, inspirasi tingkat tinggi. 

Di novel ini kita belajar bisnis, belajar berumah tangga, belajar ngadepin mertua, belajar ngadepin investor yang nggak mau tahu masalahnya (cuma pengen duit balik aja) dan nasib serta sikap lainnya yang bikin energi terenyuh datang. 
***

Lalu gimana dengan Canting. Jujur, pada awalnya saya nggak tahu Canting ini apa. Pas diskusi di salah satu grup, saya penasaran. Setelah penasaran, kok ya malah buka-buka FB penulisnya, setelah cek, lha, ternyata baru part 4. Oke, saya baca dari part 1. Dan hasilnya "nyebelin" karena penasaran terus menerus. Mau ngetik, cek dulu ah, kali aja ada tulisan asyik. Dan beneran di awal-awal mba Mimi hampir tiap hari lempar tulisan. Dan saya, hampir tiap hari saya kepo ke tulisannya. Salah apa saya sampe nggak mau berhenti  nungguin.. hehe

Oke, sampe disini saya yakin pembaca sekalian, belum dapat poin pentingnya..
Sengajaaaa... hahaha....

Mari kita bahas dari persamaan ketiga novel tersebut.

1. Sarat Nilai Budaya
Sadar atau nggak, novel-novel best seller salah satu triknya selalu menggali dari sisi budaya. 
Coba lihat ini:
  • Bidadari untuk Dewa kental sama budaya Yunani.
  • Canting kental sama budaya Jawa.
"Ah ini mah kebetulan saja kang?" Yakin? Oke, kita tambah.
  • Negeri 5 Menara kental sama budaya Minang.
  • Laskar Pelangi kental sama budaya Belitung.
  • Hafalan Salat Delisa nya Tere Liye budaya Minang juga.
Perlu disebutkan lagi? Puanjaaanngg rek..

2. Dua Lelaki Keren Dewa dan Hadi
Hahaha... dua-duanya tokoh nyolot yang ingin dapetin pasangan hidupnya. Dewa nyolot kepengen ngejar Haura yang sederhana, orang "kampung" namun punya karakter.
Hadi, ia suka dengan Sekar yang juga gadis kampung dan malah anak seorang rewang di keluarga besar Hadi.
Intrik kedua novel ini menurut saya cakep banget. Telenovela kalah, Sinetron apalagi..
  • Sama-sama ngejar wanita pujaannya.
  • Sama-sama memiliki perjuangan yang kece badai.
  • Ketika mereka menyatu menjadi pasangan, maka mereka sama-sama menguatkan.
Buat yang udah berumah tangga, dua novel ini kayaknya wajib punya. Serius nih. bukan karena dua novel ini terbit di KMO Indonesia semua ya..

Gimana buat yang belum nikah? Ya nikah gih..
Nggak ada hubungannya udah nikah apa belum. Toh saya juga masih suka baca Komik, nonton Doraemon yang dari dulu saya kelas 5 SD Nobita juga kelas 5 SD. Dan sekarang saya sudah punya anak 2, Nobita malah sampe sekarang masih kelas lima saja.

Kuncinya:
  • kalau pecinta fiksi, pasti dia bakal kejar tuh buku.
  • Kalau pecinta ilmu, bodo amat beda genre atau nggaknya, suka ya sikat.
  • kalau fans berat mba Fissilmi Hamidah, buku apa saja yang ditulis sama beliau, pasti dibeli. Hahaha.

3. Ilmu Rumah Tangga, Ilmu Bisnis dan Ilmu Hidup berceceran di Dua Novel Ini
Yup, tercecer, berantakan nggak karuan..

  • Di BUD setiap bab ada filosofi Yunani dibarengi dengan filosofi Islami. Di Canting ada Filosofi Jawa yang juga sarat nilai Islami.
  • Di BUD, ilmu ngebangun rumah tangga jadi inspirasi pembacanya. Di Canting, Anda dihamparkan dengan kesejukan Hadi dalam membimbing
  • Di BUD, ilmu ikhlas tersaji dan apik banget dimainkan sama mba Asma, kayak air bah. Di Canting ilmu ikhlas juga bikin saya kayak makan permen Super Zuper yang akhir-akhir ini muncul lagi iklannya..

"Yah, kang jangan spoiler dong!" Hahaha tenang, saya cuma bahas garis besarnya aja.
Kesamaan antara Dewa dan Hadi, plus Haura dan Sekar bukan berarti ngebuka cerita. Justru cerita kedua pasangan itu jauh berbeda. 

Kalau baca dua-duanya, bakal ngerti deh gimana cerita kedua novel ini berbeda tapi sama-sama keren. Sukaaaaa

"Lalu mana yang bagus antara Mba Asma Nadia dan Mba Fissilmi Hamidah kang?" Jelas nggak bisa dibandingin lah. Mereka punya ciri khas masing-masing. 

Mba Asma apalagi yang udah malang melintang di dunia sastra sejak beliau masih bocah. Puluhan bahkan ratusan karya beliau. Kerennya, kebanyakan yang ditulis mba Asma best seller.

Mba Fissilmi? Saya yakin akan ngikut jejaknya mba Asma Nadia. Jadi novelis kece dengan puluhan bahkan ratusan karya.

Oke deh. Itu ya.
Untuk pembelian Novel Canting bisa langsung ke

Oiya yang nulis dari atas sampe bawah adalah mentor saya Kang Tendi Murti, yang mau ikut kelas menulis online buku nonfiksi bareng kang Tendi dan Pak Isa Alamsyah klik bit.ly/bukukmo pendaftaran sampai 17 Juli 2018.




Minggu, 08 Juli 2018

Sadar Gizi dan Nutrisi

Sejak beredarnya artikel mengenai produk susu kental manis pada bulan Juli 2018 telah membuat warganet terhenyak tak percaya, apa pasal?? Karena produk tersebut ternyata tak mengandung susu sama sekali.

Pantas saja badan saya tidak tumbuh tinggi, malah melebar ke samping, he....

Setelah sekian puluh tahun kita sebagai konsumen diprovokasi dengan iklan produk tersebut. Sebagai target market mereka, ya kita nurut saja apa isi pesan yang terkandung dalam iklan, dimana disitu anak-anak dilibatkan sebagai icon, Tak heran banyak orangtua yang terkecoh dan menganggap produk tersebut bagus untuk menambah nutrisi anak karena ada kalsium dari susu, terutama masyarakat menengah kebawah karena harganya terjangkau dan masyarakat yang kurang sadar gizi dan nutrisi.

Nah, kalau sudah terlanjur seperti ini mau bagaimana lagi, kita sudah terlanjur banyak mengkonsumsi produknya, sudah memberikannya pada anak-anak, hemat saya tak perlu cemas, lebih baik mulai sekarang lebih hati-hati dalam memilih produk dalam kemasan, perhatikan juga label gizi dalam setiap kemasan terutama makanan olahan.

Seperti kita tahu produk susu memanglah tidak murah seperti produk susu bubuk untuk pertumbuhan anak (dulu juga sempat ada kasus penemuan bakteri dalam susu bubuk, namun kasusnya seperti menguap begitu saja).

Ada juga produk minuman susu dengan harga yang terjangkau, seperti susu sapi segar (sulit didapat karena jauh dari peternakan), susu pasteurisasi dan susu UHT.

Banyak pilihan untuk para orangtua dalam memenuhi gizi dan nutrisi bagi anak, mau pilih yang mahal ada, yang terjangkau juga ada. Namun susu bukan syarat mutlak untuk dikonsumsi karena ada sumber makanan lain yang yang mengandung kalsium untuk pembentukan tulang dan gigi, Selain itu, kalsium juga penting untuk kerja otot, sel, dan saraf.

Berikut ini makanan yang mengandung kalsium (dikutip dari halosehat.com) :

1. Sarden
Dalam 60 gram sarden kaleng, mengandung kalsium sebanyak 240 mg, kalsium banyak terdapat dalam tulang ikan, jadi jangan dibuang.

2. Ikan teri
Sama seperti sarden, ikan teri mengandung kalsium yang terdapat dalam tulangnya, jadi jangan dibuang tulangnya (cape).

3. Telur
Dalam satu butir telur besar (50 gram) terkandung kalsium sebanyak 27 mg.

4. Brokoli
Selain kalsium, brokoli juga merupakan sumber vitamin C yang baik. Dalam 120 gram brokoli mentah, Anda bisa mendapatkan 112 mg kalsium.

5. Kale
Kale juga merupakan salah satu sayuran berdaun hijau yang kaya akan kalsium. Selain itu, kale juga mengandung vitamin C, vitamin A, dan vitamin K. Dalam 50 gram kale mentah terkandung kalsium sebanyak 32 mg.

6. Bayam
Dalam setengah gelas bayam (125 ml) terkandung kalsium sekitar 130 mg. Sama seperti brokoli, bayam juga mengandung mineral dan vitamin lain, seperti zat besi, vitamin A, vitamin C, dan lainnya.

7. Bokcoy
Bokcoy atau juga dikenal sebagai pakcoy menjadi salah satu sayuran hijau yang mengandung kalsium. Dalam 50 gram bokcoy mentah terkandung kalsium sebanyak 20 mg. Selain itu, bokcoy juga mengandung mineral dan vitamin lain, seperti vitamin A, vitamin C, dan kalium.

8. Lettuce
Dalam 50 gram lettuce terkandung kalsium sebanyak 19 mg.

9. Edamame
Mengandung kalsium dan juga tinggi protein. Sebanyak sembilan asam amino esensial terkandung dalam edamame. Edamame juga mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan Anda.

10. Kacang almond
Selain sebagai sumber kalsium, kacang almond juga ternyata mengandung protein tinggi, vitamin E, dan kalium. Walaupun kacang ini juga mengandung lemak, tetapi jenis lemak yang terkandung adalah lemak baik yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat. Dalam 30 gram kacang almond terkandung kalsium sebanyak 75 mg.

11. Tofu
Tofu juga merupakan salah satu makanan olahan kacang kedelai. Sebanyak 120 gram tofu mengandung 126 mg kalsium. Jumlah yang cukup banyak bukan? Selain itu, tofu juga menjadi sumber protein yang baik bagi para vegetarian.

12. Jeruk
Ternyata jeruk juga merupakan sumber kalsium. Dalam 150 gram jeruk terkandung sebanyak 60 mg kalsium. Buah lain juga ada yang mengandung kalsium tetapi tidak sebanyak jeruk, seperti buah pisang, apel, dan raisin (anggur kering).

13. Daun Bawang
Daun Bawang mengandung energi sebesar 29 kilokalori, protein 1,8 gram, karbohidrat 5,2 gram, lemak 0,7 gram, kalsium 55 miligram, fosfor 39 miligram, dan zat besi 7 miligram.  Selain itu di dalam Daun Bawang juga terkandung vitamin A sebanyak 1365 IU, vitamin B1 0,09 miligram dan vitamin C 37 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Daun Bawang, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 67 %.

Jadi bukan hanya susu ya, jadi jangan khawatir bagi yang tidak suka susu, namun bagi bayi susu sangatlah penting terutama asi.

Kamis, 21 Juni 2018

Takdir jadi Karyawan

Yang sudah jadi pengusaha, jangan seenaknya ngajak resign, emang bisnis itu enak iya kalau berhasil dan menghasilkan. Namun ada orang yang takdirnya atau karakternya jadi karyawan, mereka juga sama-sama kejar nafkah halal.

Apalagi sekarang lagi rame-ramenya atau memang zamannya serba online, banyak yang berbisnis online atau jualan online, sehingga mereka ini berlomba-lomba mengajak orang lain agar mengikuti jejak mereka, memang bagus mengajak orang agar bisa maju dan mengikuti perkembangan zaman, tapi jangan sampai salah kaprah juga menganggap bisnis offline tidak menghasilkan, karena rezeki juga tersebar dimana-mana, bisa dijemput dari mana saja.

Heran dech, banyak karyawan yang disindir oleh mereka-mereka yang sukses meraup uang dari bisnisnya, dikatain kapan kayanya? Kapan punya rumahnya? Kapan bisa liburan. Emangnya siapa sih yang mau kerja buat orang dari pagi sampe malam. Mereka para karyawan juga sama, masih ada waktu untuk ibadah, masih ada waktu untuk keluarga, masih bisa liburan sekali waktu, bisa memberi nafkah untuk keluarga.

Emang mereka para pengusaha gak punya karyawan gitu, emang mau semua karyawannya pada resign terus elo kerja sendiri ??

Semua ada takdirnya masing-masing, ada tukang sampah, ada guru, ada dokter, ada arsitek, ada tukang parkir, ada pembantu, ada office boy, karyawan pabrik, tukang asongan, tukang pijit dan lain-lain. Kalau gak ada mereka semua siapa coba yang kerepotan. He...

Kalaupun ada pembantu yang jadi businis owner atau karyawan yang sukses dengan bisnisnya, itu karena ada campur tangan tuhan, tuhan yang ngatur lho, berusaha, doa yang kenceng, sekolah, belajar kesana kemari semuanya wajib, tapi kalau hasilnya tidak sesuai harapan ya syukuri saja.

Ternyata semua beragam profesi saling melengkapi satu-sama lain, sama-sama memberi manfaat bagi yang lain, nah yang jadi soal bagaimana caranya orang-orang yang punya bisnis, yang punya karyawan bisa memberi upah layak bagi karyawannya agar karyawannya bisa hidup sejahtera.

Juga orang kaya yang sekaya-kayanya jangan sampai menimbun harta untuk dirinya dan keluarga, namun masih ada tetangga yang serba kekurangan.

Nah daripada ngajakin orang resign dari kerjaannya, ajak lah berbisnis sebagai usaha sampingan, kalau gak mending ajak yang nganggur atau gak punya kerjaan sama sekali buat bisnis atau setidaknya rekrut mereka untuk jadi karyawan atau pegawainya.


Dewa Eka Prayoga:

Sebenarnya, jadi pengusaha ataupun karyawan, itu sama saja. Gak ada yang lebih baik, gak ada yang lebih mulia. Kenapa?

Karena tidak ada yang lebih mulia di sisi Allah kecuali mereka yang bertaqwa kepada-Nya.

Jadi, yang karyawan, jangan merasa hina, yang pengusaha, jangan merasa mulia.

Walaupun memang, kebanyakan orang #RESIGN dari profesi karyawan karena mereka ingin punya fleksibilitas yang tinggi. Entah itu penghasilannya, ataupun waktunya.

Dan pastikan, saat memutuskan jadi pengusaha, ambisi kita bukan hanya kaya, tapi juga mengayakan. Iya, kan?