Sabtu, 21 Oktober 2017

Yuk Bikin Pesawat Bareng Eyang Habibie

Siapa yang tidak mengenal sosok yang telah berjasa bagi Negeri kita tercinta, beliau pernah membuat pesawat, pernah menjabat sebagai menteri, penasehat, wakil Presiden dan sampai akhirnya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia yang ke 3 dan kemudian dengan politiking, kekuatan hegemoni dari luar akhirnya segala yang beliau upayakan dan cita-citakan akhirnya runtuh, ya beliau adalah Bapak BJ. Habibie yang selalu humble dan penuh harapan.

Beliau lebih senang di panggil eyang Habibie karena kini usianya menginjak 81 tahun, namun di usianya kini semangatnya masih mendidih dan bercita-cita tinggi,

Beliau memiliki kecintaan yang luar biasa terhadap bangsa ini, beliau berkeinginan yang sangat dalam untuk rakyat indonesia agar berdikari (berdiri di atas di kaki sendiri), beliau bercita-cita sebelum meninggal dunia ingin memberi warisan yang terbaik bagi Bangsa ini yaitu ada pesawat karya sendiri yang di terbangkan di negeri ini dan visi beliau sangat besar yaitu ingin menjadikan perusahaan milik bangsa ini berskala nasional dan internasional sehingga negara lain bisa membeli pesawat dari Indonesia, pesawat yang di gagas dan dirancang beliau di beri nama R80, bahkan kini prototipe-nya sudah ada, lisensi, izin juga sertifikasinya sudah ada, tentunya bukan hanya sekedar membuat pesawat, kita bisa keluar dari kungkungan kehidupan kapitalistik yang di setir oleh asing, beliau ingin mengajak semua generasi milenial untuk bangkit.

Kenapa namanya R80, R adalah Regular sedangkan 80 adalah jumlah seat-nya, karena pesawat akan di buat dari jumlah kursi mulai dari 80 maka setelah itu akan berkembang menjadi industri yang lebih besar lagi.

Untuk membuat pesawat memang memerlukan biaya yang tidak sedikit maka beliau ingin mewujudkannya dengan cara gotong royong.

Konsepnya, "Kita yang bikin, kita yang urunan, dan kita juga yang pakai."

Keren banget! Dan konsep ini pertama di dunia! Kapan lagi kita bisa bikin pesawat bareng beliau?

Bisa-bisa saja beliau mewujudkan R80 melalui tangan investor atau cara lainnya. Tapi beliau sengaja memilih pendekatan gotong-royong.

Coba baca ini >>https://m.KitaBisa.com/MotivatorIndonesia

Sepertinya Anda semakin penasaran untuk ikut terlibat. Menariknya, dengan donasi minimal Rp100.000, maka foto donatur akan ditampilkan di badan pesawat R80! Wow! Lagi-lagi yang seperti ini pertama di dunia!

Yuk ikut donasi, berapapun jumlahnya, bagi anda yang berpikir kenapa juga harus ikut donasi, apa hubungannya dengan saya, sehari-hari juga naik angkot paling banter juga naik bis, coba bayangkan sejenak anda ikut berkontribusi memajukan bangsa, ikut membangunkan semangat bahwa kita bisa, apalagi sekarang sudah banyak perusahaan nasional yang di kuasai asing. Kapan lagi kita berbuat baik bagi negeri ini, jangan biarkan Bapak Habibi bekerja sendirian, mari kita ikut membantu, setiap kebaikan yang anda lakukan maka akan berbuah kebaikan pula.

Kita bisa... Yess

Ya, Indonesia bisa! mari kita sebarkan inspirasi dan kebanggaan ini. Mari beritahu teman, saudara dan orang-orang di sekitar kita.

Sumber :
Chanel telegram Ippho santosa      
Chanel telegram audio magnet rezeki ust. Nasrullah

https://www.google.co.id/search?q=bj+habibie


Minggu, 08 Oktober 2017

Makanan Sunda Banget

Eum.... Enak... Semua makanan itu enak, kalo lagi lapar makannya, itu bagi saya ya.

Soal makan, makanan apa saja boleh asal jangan jengkol atau pun pete bukannya kurang suka, tapi kalau di makan suka bikin sakit meriang, memang aneh, tapi sebenarnya tidak aneh melainkan karena lebih terbawa sugesti saya sendiri.

I hate jengkol
Itu waktu dulu masa-masa sebelum menikah, hate banget sama jengkol, apalagi kalau di rumah orang tua masak jengkol goreng, langsung ngamuk saat itu juga, kadang saya buang sedikit-sedikit dari meja makan biar cepet habis... 😂

Itulah semakin tidak suka akan sesuatu biasanya sesuatu itu akan menghampiri kita, seperti ketika ketemu kecoa kita teriak maki-maki itu kecoa, kecoanya malah gak takut tapi semakin mendekat,

Serem !!!!

Nggak juga
Karena cinta akan mengalahkan kekurangsukaan bisa jadi malah doyan, ya alhamdulillah suami saya suka makan jengkol apalagi pete, jadi perlahan berkurang hatenya malah kadang nyicipin barang satu biji.. 😂

Makanya alhamdulillah sekali kalau jadi orang sunda, dapat suami urang sunda, jadi kalau urusan kuliner cukup makan seperti biasa gak perlu ke luar, asal mau turun tangan ke dapur,  ya kalau orang sunda mah istilahnya dikasih makan rumput aja dimakan, he.. maksudnya lalapan..  terkadang suka ngiler juga pengen di ajak makan di luar seperti makanan junk food, fast food, chinesse food, korean food, desert ala luar Negeri.

kalau ada yang ngajak.. ga nolak...hehehehe

Makan serba lalapan itu sehat, karena tidak mengalami proses pemanasan, asal bersih nyucinya, selain itu juga bisa menghemat pemakaian gas, mau bukti hemat gas !!

Gini ya saya kalau di rumah masak nasi pakai mejikom setelah hampir matang, ngukus labu siam di atas nasi pake wadah stainless tinggal nunggu mateng deh, baru goreng ikan asin, bikin sambal terasi, lalapnya pete, mentimun dan terong, oiya tambah tambah telur dadar... Sip deh

Udah gitu aja... Masak is simpel 😂
Yang rumit itu pusing bikin apa biar anak balita mau makan...

Tapi gak setiap harie menunya seperti itu... Ya itu mah masak ketika ingin masak dengan sedikit waktu dan untungnya suami saya suka,

Kasian ya suamiku
"Udah biasa"

Apa saya juga suka makanan yang suami makan, ya lumayan suka kecuali petenya. saya lebih senang makan mie instan direbus pake kerupuk seblak kasih cabe rawit yang banyak, makan sendirian gda yang ganggu. Wah endess pokonamah..

https://www.google.co.id/search?q=makanan+sunda&

Rabu, 27 September 2017

Memilih Hidup Sederhana

Di Bandung, Saya tinggal di daerah Jatihandap, dimana jalan masuknya sangatlah kecil. Pas kemarin pulang fisioterapi dari rumah sakit, Saya bilang ke istri:

"Bun, kebayang kan kalau mobil kita Fortuner, Pajero, Range Rover, atau Alphard, udah pasti banyak gesekannya sama mobil lain..." Bukan tanpa alasan Saya bicara demikian, mengingat jalannya emang kecil banget dan kalau mobil udah berpapasan, kecepatan harus melambat agar terhindar dari gesekan.

Saya pun melanjutkan, "Bun, gak kepengen beli mobil baru?". Tes Saya... 😅 dan jawaban istri membuat Saya kaget sekaligus bangga dan makin cinta....

"Enggak ah yah... Bunda mah takut. Takut kalau beli barang terlalu mewah, malah membuat kita jatuh cinta banget sama barangnya. Padahal kan ini hanya titipan. Mendingan kita sedekahkan dan bantu banyak orang aja"

JLEB!!

Rasa-rasanya, Saya harus membuka kamus untuk mencari ungkapan rasa sayang yang lebih romantis dari kata "I love U". Apa ya? #lebay 😍

Sejak menikah dengan istri, Saya banyak belajar tentang arti kesederhanaan. Bisa dibilang, hidup kami saat ini amat sangat sederhana. Mereka yang pernah main ke rumah, akan tahu betapa kecilnya rumah kami. Mereka yang pernah lihat mobil kami, akan tahu betapa kecilnya mobil yang kami miliki. Mereka yang sering berinterkasi dengan kami, akan tahu betapa sederhananya pakaian yang kami gunakan.

Padahal, kalau mau beli mobil mewah dan rumah megah, InsyaAllah bisa (izin Allah). Tapi alhamdulillah, kami memilih untuk hidup sederhana saja. Karena ini yang ajaran Islam ajarkan. Tidak bermegah-megahan.

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ´ainul yaqin. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu).” (QS. At-Takatsur: 1-8).

Apakah hidup mewah itu boleh?

Ya itu sih pilihan, asalkan siap mempertanggung jawabkan dan asalkan kebaikan lainnya tetap dilakukan. Jangan hanya sekadar mempercantik tampilan dunia saja, tapi bekal akhiratnya tak dipersiapkan.

Anehnya...

Banyak orang sekarang malah justru mencari kehidupan yang mewah dan megah. Mereka mencari uang sebanyak-banyaknya, lalu membelanjakannya untuk keperluan pribadinya.

Dan makin parah...

Ada diantara mereka -semoga bukan Anda- yang sibuk mempercantik gaya hidup, sementara hidupnya penuh dengan tekanan.

Maksudnya?

Ya, mereka adalah orang-orang yang sengaja berhutang untuk memenuhi gaya hidupnya.

Padahal jelas, gaya hidup akan membunuhmu secara perlahan. Siang dan malam akan terus dihantui dengan cicilan.

Gaji 3 juta. Cicilan  2,5 juta. Sisa 500 ribu.

Karena gak cukup untuk kebutuhan sehari-hari, akhirnya terpaksa ngutang lagi. Nambah lagi deh utangnya.

Terus aja gitu... sampai kiamat. Dan ajal mendekat. TAUBAT!

"Penghasilan berapapun akan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, tapi tak akan pernah cukup untuk memenuhi gaya hidup"

Saya cerita tentang apa saja yang sering dilakukan oleh mereka orang-orang yang baru terjun di dunia usaha, salah satunya kebanyakan gaya dan gampang ngutang.

Kawan, hiduplah sederhana. Apa adanya saja. Jangan dibuat-buat, entar 'ada apanya' (baca: ada utang yang terus menghantui).

"Sederhanalah dalam hidup. Boroslah dalam sedekah. InsyaAllah berkah..."

Bikin mak jleb kan,

Cerita di atas bukan cerita saya, melainkan cerita tentang mentor saya yaitu kang Dewa Eka Prayoga

Ada banyak lagi inspirasi yang bisa di dapat, kabar baiknya ada sebuah Novel karya Asma Nadia yang menceritakan kisah hidup Dewa Eka Prayoga atau di kenal dengan Dewa Selling,

Isinya keren abiz, ada problematika hutang, ujian wanita, persahabatan, perjalanan bisnis, bahkan kang Dewa ini hampir mati.

Cerita di atas bukan cerita saya, melainkan cerita tentang mentor saya yaitu kang Dewa Eka Prayoga

Yuk join waiting list order dari sekarang, karena pre order di buka hanya seminggu 03 oktober-10 oktober 2017.

👇
http://bit.ly/2xth6MX

http://bit.ly/2jIZ2LC

#pejuangkeluarga
#bidadariuntukdewa